Senin, 12 Maret 2012

osteoporosis

Anggapan Keliru
Osteoporosis Bisa
Disembuhkan dgn Susu Dokter dan ahli gizi pada
umumnya menyarankan
pasiennya yang menderita
osteoporosis untuk
mengonsumsi lebih banyak
susu dan produk susu lainnya karena
mengandung kalsium
tinggi. Kedengarannya
cukup masuk diakal, tetapi
tidak akan berhasil. Orang Amerika dan Eropa
Utara mengonsumsi 800 mg
- 1200 mg kalsium sehari,
tapi tetap saja mereka lebih
menderita osteoporosis
dari pada orang Asia dan Afrika yang mengonsumsi
300 mg - 500 mg kalsium
per hari. Penyebab utama
osteopororis adalah terlalu
banyak mengonsumsi acidic
yang berasal dari daging,
gula dan bahan-bahan yang
mengandung kimia. Untuk menetralisir aciditas
tersebut, tubuh mengambil
kalsium (alkalin) dari
tulang. Sehingga masalah
osteoporosis bukanlah
bahwa seseorang itu tidak
cukup memakan kalsium.
Masalahnya adalah mereka
kehilangan kalsium. Dengan demikian,
mengasup lebih banyak
kalsium ke dalam tubuh
bukanlah jawabannya,
karena Anda bisa
kehilangan lebih banyak daripada yang Anda asup
(misalnya dengan tetap
memakan daging, gula, dan
bahan-bahan kimia
lainnya). Apabila ektra kalsium ini
berasal dari makanan yang
mengandung protein tinggi
seperti susu, keju dan es
krim, itu akan
memperburuk keadaan. karena makanan ini adalah
pembentuk acid. Makanan-
makanan ini menyebabkan
tubuh kehilangan banyak
kalsium. Solusi utama adalah
membuat tubuh menjadi
alkalin. Dengan memakan
lebih banyak sayuran dan
menghindari makanan
pembentuk acid seperti daging, gula dan bahan-
bahan kimia. Kelihatannya, dokter, ahli
gizi dan perusahaan susu
adalah keliru bila mereka
mengatakan bahwa susu
adalah sumber terbaik
untuk kalsium. Lebih banyak kalsium yang bisa
di temukan di biji2an
(khususnya biji wijen =
sesame seeds) dan rumput
laut (jenis hijiki). Biji2an ini
mengandung 14 kali lebih banyak kalsium dari susu.
Selain itu, biji2an ini juga
pembentuk alkalin,
makanan ini menyediakan
kalsium tanpa membentuk
acid yang menghilangkan kalsium dari tulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar